Indonesia menyerukan "Infrastruktur Kritis" dari Serangan Cyber - STUCKCODE
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Indonesia menyerukan "Infrastruktur Kritis" dari Serangan Cyber

Indonesian menyerukan "infrastruktur kritis" dari serangan cyber.


STUCKCODE.COM - Di beberapa negara, infrastruktur sangatlah penting, seperti medis, listrik, air, transportasi, dan sistem lain yang menjadi tulang punggung masyarakat yang dilakukan oleh sistem elektronik yang mengandalkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Meskipun digitalisasi masyarakat dan infrastruktur penting ini membawa keuntungan yang berharga, hal itu juga membawa bahaya. Beberapa tahun terakhir telah membuktikan bahwa peretas menargetkan pilihan infrastruktur penting. Kerentanan infrastruktur kritis jauh lebih besar karena lebih terkait dan bergantung, dan kegagalan pada 1 infrastruktur dapat menyebabkan kerusakan pada banyak infrastruktur lainnya.

“Oleh karena itu, Indonesia berpendapat bahwa keamanan infrastruktur kritis dari serangan cyber akan menjadi lebih penting di kemudian hari,” kata Djani dalam konferensi tersebut.

Dia menasihati anggota Dewan bahwa mereka perlu mengakui efek luas serangan dunia maya pada infrastruktur sipil yang dapat menyebabkan bencana kemanusiaan. Upaya bersama di seluruh dunia untuk mengatasi masalah ini juga perlu menyertakan "selebriti non-negara bagian".

“Serangan cyber juga menimbulkan bahaya terhadap ketidakstabilan dalam perdamaian dan keamanan global dengan dampak yang semakin tidak terkendali, bahkan kemungkinan merenggut nyawa manusia,” kata Djani.

Serangan dunia maya dapat menghancurkan orang jika, misalnya, diarahkan ke industri penerbangan sipil.

Cedera pada manusia menjadi sangat jelas selama pandemi Covid-19 yang berkelanjutan, bahkan ketika pusat perawatan kesehatan di banyak negara menjadi sasaran operasi dunia maya yang berbahaya.

Djani mengatakan negara-negara anggota perlu mengadopsi undang-undang federal baru dan hukum global yang lebih kuat yang mengatur serangan dunia maya dalam konflik di masa depan sehingga mereka tidak menargetkan infrastruktur sipil, seperti yang dinyatakan oleh presiden Dewan.

“Indonesia menegaskan standar perilaku negara yang bertanggung jawab yang digariskan dalam Resolusi Sidang Umum PBB 70/237. Seharusnya tidak ada kerusakan atau cacat yang disengaja dari penggunaan dan fungsi infrastruktur, ”kata Djani.

“Ada juga kebutuhan untuk memperluas pengetahuan dan memperdalam partisipasi antar wilayah dan negara, seperti menyikapi pandangan yang berbeda tentang beberapa teori penting dalam hukum internasional yang berlaku di dunia maya,” tambahnya.

Tapi karena sama sekali tidak ada gagasan universal tentang infrastruktur yang signifikan, definisinya didasarkan pada domain nasional, ”jelasnya.

Indonesia mendorong upaya global dalam memperkuat pemahaman bersama tentang masalah keamanan cyber, sementara langkah-langkah kepercayaan dan peningkatan kapasitas harus memperkuat stabilitas dunia maya, ”jelasnya.

Majelis formula Arria adalah pertemuan tidak resmi tentang hampir semua masalah yang dianggap sangat penting oleh banyak anggota Dewan Keamanan, yang tidak memiliki cukup waktu untuk mencapai konsensus untuk mendapatkan sesi resmi.

Ins0mnia
Ins0mnia Apakah suka anime disebut wibu

Post a Comment for "Indonesia menyerukan "Infrastruktur Kritis" dari Serangan Cyber"